Meski menuai pro dan kontra, Pemerintah akhirnya menaikkan Tarif Tenaga Listrik (TTL) sebesar 15% yang akan secara bertahap per tiga bulan, dimulai bulan Januari 2013 – Oktober 2013 sesuai Permen ESDM No. 30 Tahun 2012 (silakan download disini).
Bener ga sih kenaikannya 15%? Itu yang bikin saya penasaran. Akhirnya saya buat perbandingan antara Tarif Tenaga Listrik Tahun 2010 (bisa didownload disini) yang berlaku sampe Desember 2012 kemaren dengan Tarif baru 2013.
Sudah download? silakan buka Lampiran II-A sampe II-D yang ada di halaman 10-13. Judulnya “Tarif Tenaga Listrik Untuk Keperluan Rumah Tangga Berlaku 1 Januari 2013 s.d. 31 Maret 2013″ dan lampiran berikutnya dengan judul yang sama, tapi dengan masa berlaku yang berbeda.
Ketemu?
Baiklah, saya tau kalo kalian males download, jadi saya kasi hasil perhitungan saya ya.
Tabel diatas membandingkan Rp/kWh pada TTL 2010 dengan Rp/kWh pada TTL 2013 untuk golongan tarif PRA BAYAR Rumah Tangga. Kenapa pra bayar? Karena yang pasca bayar masih ada hitungan tarif minimum, dan biaya pemakaian blok I-III. Repot ngitungnya. Mendingan ngitung pra bayar yang udah single tarif. Betul?
Seperti kalian lihat, untuk tarif daya 450 VA dan 900 VA TIDAK NAIK. Kenaikan terbesar dialami oleh Rumah Tangga dengan daya 3500 VA s.d. 5500 VA (28,65%), diikuti oleh 2200 VA sebesar 26,29% dan 1300 VA (rumah saya orangtua iniiii..) sebesar 23.92%.
Dengan asumsi bahwa saya tidak salah hitung, maka kenaikannya lebih dari 15%. Yang aneh adalah kenaikan pada tarif daya Rumah Besar / Rumah Mewah 6600 VA ke atas yang hanya naik 1.65%. Memang Rp/kWh sebesar 1330 (tarif 2010) sudah setara dengan Rp/kWh tarif Multiguna. Tapi kalo menilik rasa keadilan, kok ya saya ngerasa ga adil ya. Yang punya rumah guede-guede itu pasti penghasilannya juga jauh lebih gede dari saya orang tua yang rumah 1300 VA nya juga dibeli dengan nyicil.
Tapi biarlah, itu mah urusannya Bapak-Bapak Pemerintah dan DPR (yang pastinya kemungkinan punya rumah 6600 VA ke atas, hihihii…). Urusan kita-kita sebagai pelanggan listrik adalah berhitung dan menyiasati kenaikan tarif listrik yang biasanya akan diikuti oleh kenaikan harga-harga kebutuhan pokok.
Berhitung lagi yuk.
di rumah dengan daya 1300 VA, biasanya bayar listrik 150rb-170rb tiap bulan. Dengan kenaikan akhir 24%, maka nantinya harus bayar 186rb-210rb an tiap bulan. Maksimal kenaikan 40rb. Mahal?
Tergantung sih. Kalo menurut saya, kenaikan bayar 24% (40ribu) ga mahal.
Coba bawa ke mall. 40ribu cuman dapet seporsi fastfood, atau 1 tiket nonton bioskop, atau 3 bungkus rokok.
Jadi, untuk menyiasati kenaikan pembayaran listrik, ya tinggal berhemat dikit aja kok.
next : Perhitungan kenaikan Tarif Tenaga Listrik Industri
@akangichan




hermawan
9 January, 2013
nice post oom… semoga terbuka pikiran yang membaca…
aglin
11 January, 2013
inspire me >_<
Dimas Hanggodo
14 January, 2013
asumsinya sangat mudah di mengerti oleh pembaca..
setelah saya baca blog ini, saya baru sadar sepertinya ada keanehan dari kenaikan TTL dg daya 6600,hehehe…
Nice post..
Insan - Kinan
14 January, 2013
dayamu 6600 yaaa
c-full
14 January, 2013
KENAIKAN NYA KAN 3X …. KENAPA JURAGAN NGITUNGNYA 4X
Insan - Kinan
15 January, 2013
1. Periode 1 januari – 31 maret
2. Periode 1 april – 30 juni
3. Periode 1 juli – 30 september
4. Periode 1 oktobe – entah kapan…
Mmmm… Kayaknya 4 kali gan. 😁 maap agan ngitung 3x dasarnya apa ya?
Jangan2 ane yg salah itung… Xixixixi…
Tks udah mampir gaan
Insan - Kinan
15 January, 2013
Kenapa juragan ngitungnya 3x?
frdteknikelektro
14 January, 2013
kayaknya kenaikan 15% maksudnya dari kenaikan pertama 5% dari sebelumnya, kedua 5% dari setelah kenaikan pertama, kenaikan ke tiga 5% dari setelah kenaikan kedua.
Ni yang bikin bodo apa biar terlihat dikit dibilang 15%, padahal nggak
Insan - Kinan
15 January, 2013
Kayaknya itu rata-rata kenaikan dari seluruh golongan tarif. Saya belon sempet ngitung euy. Bissa bantu?
deapta
15 January, 2013
klo pemahaman ane simplenya naik 5% per bulan atau 15% setiap triwulan gitu gan coba dibaca” lagi Permen ESDM. maaf klo ane salahh..
deapta
15 January, 2013
ralat agan” naik komulatif rata” 5% per triwulan jadi total setahun +/- 20%
jan-maret = kom 5%
april-Juni = Kom 5%
juli-sep = kom 5%
okt-des = kom 5%
jadi total kenaikan +/-20% setahun
Insan - Kinan
15 January, 2013
Dasar perhitungannya mengacu ke pasal berapa nih? Bisa dijelasin?
agribisnisinternational
16 January, 2013
Reblogged this on Shared Media Online and commented:
Silahkan Kunjungi website ana gan…,jangan lupa diberi komen untuk setiap artikel yang ane Post..hehehe
saptodiharjo
4 February, 2013
siiip…jangan sungkan main ke blog saya
Insan - Kinan
5 February, 2013
siap… makasih udah berkunjung oom
saptodiharjo
6 February, 2013
sama sama
Pahala
11 February, 2013
Des 2012, harga rata-rata listrik di Amerika Serikat adalah Rp. 1232/kwh. Ini negara tanpa ada subsidi sama sekali dan pendapatan per kapita mereka US 40.000, bandingkan dengan Indonesia US 3700, alias 10 x.
Berat.
Amar
11 February, 2013
Rp 1.362,- PerkWH . Tarif dasar listrik Tanpa Subsidi
Insan - Kinan
12 February, 2013
bisa di share dasar perhitungan sehingga dapet Rp. 1.362 / kWH nya?
denny meidiansyah
2 April, 2013
tk gan,d klo daya 3500 brp RP/kwhnya ??(soalnya rmh ku bagi 2 materan.
Insan - Kinan
2 April, 2013
Bisa langsung diliat di link download nya gan..
Ranggawirya T.R.
30 April, 2013
kalo dihitung rata-rata keseluruhannya ya emang sekitar 13% lah.. kesian 1300-2200an kena banyak..