Menghitung Kenaikan Tarif Tenaga Listrik (TTL/TDL) 2013

Posted on 9 January, 2013

26



Meski menuai pro dan kontra, Pemerintah akhirnya menaikkan Tarif Tenaga Listrik (TTL) sebesar 15% yang akan secara bertahap per tiga bulan, dimulai bulan Januari 2013 – Oktober 2013 sesuai Permen ESDM No. 30 Tahun 2012 (silakan download disini).

Bener ga sih kenaikannya 15%? Itu yang bikin saya penasaran. Akhirnya saya buat perbandingan antara Tarif Tenaga Listrik Tahun 2010 (bisa didownload disini) yang berlaku sampe Desember 2012 kemaren dengan Tarif baru 2013.

Sudah download? silakan buka Lampiran II-A sampe II-D yang ada di halaman 10-13. Judulnya “Tarif Tenaga Listrik Untuk Keperluan Rumah Tangga Berlaku 1 Januari 2013 s.d. 31 Maret 2013″ dan lampiran berikutnya dengan judul yang sama, tapi dengan masa berlaku yang berbeda.

Ketemu?

Baiklah, saya tau kalo kalian males download, jadi saya kasi hasil perhitungan saya ya.

Perbandingan TTL 2010 vs 2013 untuk Rumah Tangga

Perbandingan TTL 2010 vs 2013 untuk Rumah Tangga

Tabel diatas membandingkan Rp/kWh pada TTL 2010 dengan Rp/kWh pada TTL 2013 untuk golongan tarif PRA BAYAR Rumah Tangga. Kenapa pra bayar? Karena yang pasca bayar masih ada hitungan tarif minimum, dan biaya pemakaian blok I-III. Repot ngitungnya. Mendingan ngitung pra bayar yang udah single tarif. Betul?

Seperti kalian lihat, untuk tarif daya 450 VA dan 900 VA TIDAK NAIK. Kenaikan terbesar dialami oleh Rumah Tangga dengan daya 3500 VA s.d. 5500 VA (28,65%), diikuti oleh 2200 VA sebesar 26,29% dan 1300 VA (rumah saya orangtua iniiii..) sebesar 23.92%.

Dengan asumsi bahwa saya tidak salah hitung, maka kenaikannya lebih dari 15%. Yang aneh adalah kenaikan pada tarif daya Rumah Besar / Rumah Mewah 6600 VA ke atas yang hanya naik 1.65%. Memang Rp/kWh sebesar 1330 (tarif 2010) sudah setara dengan Rp/kWh tarif Multiguna. Tapi kalo menilik rasa keadilan, kok ya saya ngerasa ga adil ya. Yang punya rumah guede-guede itu pasti penghasilannya juga jauh lebih gede dari saya orang tua yang rumah 1300 VA nya juga dibeli dengan nyicil.

Tapi biarlah, itu mah urusannya Bapak-Bapak Pemerintah dan DPR (yang pastinya kemungkinan punya rumah 6600 VA ke atas, hihihii…). Urusan kita-kita sebagai pelanggan listrik adalah berhitung dan menyiasati kenaikan tarif listrik yang biasanya akan diikuti oleh kenaikan harga-harga kebutuhan pokok.

Berhitung lagi yuk.
di rumah dengan daya 1300 VA, biasanya bayar listrik 150rb-170rb tiap bulan. Dengan kenaikan akhir 24%, maka nantinya harus bayar 186rb-210rb an tiap bulan. Maksimal kenaikan 40rb. Mahal?

Tergantung sih. Kalo menurut saya, kenaikan bayar 24% (40ribu) ga mahal.
Coba bawa ke mall. 40ribu cuman dapet seporsi fastfood, atau 1 tiket nonton bioskop, atau 3 bungkus rokok.

Jadi, untuk menyiasati kenaikan pembayaran listrik, ya tinggal berhemat dikit aja kok.

next : Perhitungan kenaikan Tarif Tenaga Listrik Industri

@akangichan

About these ads
Posted in: PLN, social media