Baksos ke Ponpes Darul Qurra’ Walhuffaz – Forkom Bikers Lombok

Posted on 18 November, 2013

5



Kamis, 14 November kemarin, nerima notif dari grup facebook Forum Komunikasi Bikers Lombok :
 

Bismilah…..
Untuk segenap saudara2 bikers se lombok saya mewakili pondok pesantren Darul Qurra’ Walhuffaz yg berlokasi di pemenang Lombok utara mengajak saudara dan rekan sekalian mengadakan Bakti Sosial ke ponpes tsb,guna menggalang dana untuk adik2 kita yg kurang mampu.saya mewakili ponpes tsb untuk ikhlas membawa… buku bacaan yg bermanfaat alat tulis dan Buku tulisnya.
Waktu dan tempat :
Hari : Minggu
Tgl : 17 nov 2013
Pukul : 10.00 wita
Tikum per empatan pemenang.
Mohon kiranya keikhlasan rekan rekan untuk membantu adik2 yg dalam masa belajar di ponpes tsb.
Dan sekiranya ada sumbangan dr rekan2 semua adik2 kita membutuhkan WHITE BOARD pengganti papan tulis yg sudah tdk laik pakai.
Utk koordinasi bisa menghubungi saya di 085228139440 (Dayat TRC ).
Semoga niat baik kita akan Di Ridhoi oleh Allah SWT.Amin.

Mohon keringanan tangan rekan rekan semua.terima kasih.

Nb. Yang sudah menyatakan fix untuk berangkat sat ini antara lain Brem-L, LSC, Hvoc Barrel, & Byonic lombok..

Salam,
Anton Forkom

 
Jadilah minggu pagi 17 Nov 2013 kami yang tergabung dalam PBCL alias PLN Bikers Community Lombok belanja buku dulu sebelum kumpul di Taman Sangkareang.
 
IMG-20131117-WA0005
 
IMG-20131117-WA0006
 
IMG_20131117_102016

 

Setelah kumpul, brifing dan berdoa,
 
IMG_20131117_103747

sekitar 30an motor dari berbagai macam komunitas motor di Lombok ini meluncur ke Tanjung melewati Pusuk.

IMG_20131117_104628

 

IMG_20131117_104710

 

Menjelang dhuhur, kami tiba di Pondok Pesantren Darul Qurra’ Walhuffaz, Tanjung. Ponpes ini berada di tengah-tengah perkampungan, dengan areal hanya seluas 3-4 are saja. Terdiri dari 2 bangunan berdempet yang dipakai untuk tempat belajar-mengajar, dan sedikit halaman. Kondisinya jauh dari memadai. Listrik masih nyantol ke tetangga. Lantai hanya disemen, dengan atap seng. Lumayan panas kalo siang. Untungnya panas di siang hari tidak begitu terasa karena banyak ventilasi.

IMG_20131117_125159

 
IMG_20131117_133723
 
IMG_20131117_133714
 
Menurut H. Alawi yang menyambut kami, ponpes ini sudah ada sejak tahun 1993. Dulu, Pak H. Alawi sendiri yang ngajar. Saat 3 orang yang ngajar 94 santriwan dan santriwati, dengan rentang usia 6-14an tahun.
 

Obrolan terpotong waktu Dhuhur. Kami pun shalat berjamaah.
 
IMG_20131117_123557
 
Setelah sholat, anak-anak santri berdatangan.
 
IMG_20131117_123850
 
IMG_20131117_142554
 
Ya, kegiatan di pesantren ini dimulai setiap hari setelah Dhuhur (karena paginya anak-anak sekolah) sampai dengan ba’da Isya, kecuali hari Jumat. Materi yang diajarkan tidak melulu pendidikan agama Islam, tapi juga Bahasa Inggris dan matematika. Hebatnya, untuk mengikuti pesantren ini, para santri hanya dibebankan iuran bulanan sebesar 3000 rupiah saja. Itupun bukan untuk honor pengajarnya, namun dikembalikan lagi ke santri dalam bentuk fasilitas pesantren.
 
IMG_20131117_124345
 
IMG_20131117_124353
 
IMG_20131117_124439
 
Sungguh saya salut dengan usaha para pengajar disini. Dengan segala keterbatasan mereka berjuang untuk mengajar anak-anak di lingkungan mereka yang sebagian tergolong kurang mampu.
 
IMG_20131117_124500
 
Saya ambil beberapa foto, dan mereka tampak kegirangan.
Ga lama saya pun dikerubungi oleh anak-anak yang penasaran liat tampang mereka di foto.😀
 
IMG_20131117_124035
 
IMG_20131117_124150
 
IMG_20131117_124939
 
Setelah ramah-tamah dengan pengurus pesantren dan anak-anak, kami dikagetkan dengan rombongan warga yang bawa nampan berisi nasi beserta lauk pauknya.
 
IMG_20131117_131717
 
Waduuhh.. kami dateng kesini kan mau bakti sosial. Kok malah dikasi makan?
Terlanjur dihidangkan, akhirnya saya dan beberapa teman ikut bantu angkat-angkat makanan. Hmmm.. aroma ikan gorengnya bener-bener membangkitkan selera!
 
IMG_20131117_131855
 
IMG_20131117_131907
 
Kebetulan memang kami belum makan dari pagi. Hahaha.. Sikaat!!!
 
IMG_20131117_131847
 
IMG_20131117_132018
 
IMG_20131117_132024
 
Setelah makan, barulah acara penyerahan dimulai.
 
IMG_20131117_135243
 
Penyerahan dilakukan oleh Mas Dayat dari Trawangan Riders Club sebagai penggagas baksos.
 
IMG_20131117_142335
 
IMG_20131117_142659
 
Menurut pak H. Alawi, sekarang ini yang paling dibutuhkan oleh pesantren adalah tegel, dan bahan bangunan untuk menyekat 2 ruang kelas yang ada saat ini. Selain itu juga dibutuhkan bantuan tenaga pengajar. Saat ini baru Mas Dayat yang menyumbangkan tenaganya untuk mengajar disela kesibukannya bekerja. Tertarik mengajar?

PS : Bagi rekan-rekan yang mau menyumbangkan bantuan untuk kemajuan Pondok Pesantren Darul Qurra’ Walhuffaz, baik berupa materi ataupun tenaga (mengajar), bisa langsung menghubungi H. Alawi di 0878-6515-4579

Posted in: biker, PLN