[R14] Lombok Exploride : Pantai Lancing

Posted on 13 July, 2014

2



Ramadhan hari ke-14, fullmoon mistis di ketinggian 1200mdpl kota Ruteng yang super duingiin.

Buntu otak gara-gara ngumpul di mess sama para ahli hisab alias tukang fogging alias perokok berat bikin ide ga keluar. Plis deh kalian yang masih fogging, belajar berhenti ngerokok atau pindah ke vaping ya. Alasannya ga usah muluk-muluk : cukup dengan niat ga mau ganggu / ngeracunin orang lain dengan asep rokok kalian. Oke?

Ga banyak orang tau tentang pantai Lancing yang ada di selatan Lombok. Padahal posisinya ada diantara Pantai Mawun dan Pantai Mawi /Semeti. Tepatnya sih ada di sebelah barat pantai Mawun (sila main ke tulisan ini ). Karena-seperti juga pantai-pantai indah lainnya yang ada di Lombok- tidak ada papan petunjuk apapun yang menunjukkan lokasi pantai ini. Jalan masuk ke pantai ini masih berupa tanah tidak rata selebar mobil.

Ini adalah kunjungan kedua saya ke Lancing. Asalnya sih ga ada niat jalan-jalan. Hari pertama puasa cukup jadi alasan untuk hibernasi. Namun ajakan jalan-jalan dari 3 penghuni tetap rumah singgah membuyarkan rencana hibernasi saya. Jadilah di sore yang ramadhan hari-1 yang cerah itu kami berempat plus 2 motor meluncur dari Mataram.

VID00422.mp4_000003172

Tujuan sebenarnya adalah Pantai Mawi / Semeti. Namun saat akan tiba disana, boncenger saya yang cerewet dan banyak maunya ini minta destinasi lain, soalnya ke Mawi/Semeti udah pernah.

Baiklah… Mawun aja deh. Teluk tenang berpasir putih dengan hiasan sebatang pohon besar nan rindang membuat saya selalu betah berlama-lama di Mawun. Eh, di turunan terakhir sebelum tiba di kawasan Mawun, tiba-tiba saya teringat akan pantai Lancing ini. Jalan masuknya tepat berada diujung turunan. Kami memasuki jalan tanah yang tidak rata. Tidak sampai 200m, kami tiba di Lancing.

SAMSUNG CSC

Jauh di sebelah kiri kanan tampak ombak besar berkejaran dan pecah dibatuan karang. Beberapa bulan yang lalu, saya mengalami insiden kecil yang membuat saya enggan datang kesini lagi :

Saat asik-asiknya motret hempasan ombak di batu karang, tiba-tiba datang ombak besar yang mengguyur kami. Tak sempat menghindar, kami hanya sempat membalikan badan dan melindungi kamera sebisanya. Alhamdulillah, walaupun badan basah kuyup, kamera saya selamat. Namun HP yang saya simpan di saku jaket bernasib sial. Air laut yang mengguyur ternyata masuk ke saku jaket dan menggenang disitu. Inna lillahi… HP saya langsung tewas di tempat!

Lanjut ah…

Air laut sedang surut-surutnya. Menampakkan hamparan hijau rumput laut membentang hingga 100an meter dari bibir pantai, disinari cahaya matahari sore yang cerah. Indah sekali.

SAMSUNG CSC

SAMSUNG CSC

Kami berempat sibuk berfoto di pasir pantai.

SAMSUNG CSC

Untung bawa tukang poto propesional😀

VID00426.mp4_000001750rotate

VID00426.mp4_000006184

Saya gulung celana panjang, dan mulai menyusuri hamparan rumput. Di beberapa tempat masih ada genangan air laut, sehingga saya harus berhati-hati melangkah. Ga lucu kan kalo ternyata kelelep karena genangan airnya dalem😀

Tiba di ujung lapangan, saya menemukan sebuah terumbu karang lumayan besar dengan diameter 1 meteran lagi asik berjemur menikmati matahari sore. Biasanya saya liat terumbu karang ginian kalo lagi snorkeling.

SAMSUNG CSC

Ga lama, teman-teman saya menyusul, dan jadilah kami foto-foto narsis diatas karang tak bersalah itu. Maaf ya, semoga engkau ga rusak kami injek😦

SAMSUNG CSC

SAMSUNG CSC

SAMSUNG CSC

SAMSUNG CSC

Sebenarnya kami masih ingin bermain-main di hamparan rumput laut ini, namun matahari sudah semakin mendekati horizon, sehingga kami terpaksa beranjak meninggalkan Lancing untuk berbuka puasa.

So Long Lancing..

@akangichan

Posted in: adventure, biker